Monday, September 24, 2018

1000+ Cara Mengubah Pecahan Biasa Ke Dalam Bentuk Persen Dan Desimal /Semua Udah Terbaru

Mengubah Pecahan Biasa ke Dalam Bentuk Persen dan Desimal - Jika sebelumnya Belajar Matematikaku telah menyampaikan materi yang berkenaan dengan Operasi Hitung Pada Bilangan Pecahan maka materi kali ini masih membahas mengenai pecahan dengan topik pembahasan yang berbeda. Dalam materi ini akan dibahas tentang cara mengubah bentuk pecahan biasa menjadi bentuk persen ataupun bentuk desimal.

Cara Mengubah Pecahan Biasa ke Dalam Bentuk Persen dan Desimal
Kalian mungkin pernah melihat tulisan diskon yang biasanya terpasang di pusat perbelanjaan atau toko-toko. Biasanya diskon-diskon tersebut ditulis dalam bentuk persen (%). Angka-angka persen tersebut termasuk ke dalam bentuk bilangan pecahan. Untuk memahami lebih lanjut silahkan kalian perhatikan baik-baik uraian materi di bawah ini.

Cara Mudah Mengubah Pecahan Pecahan Biasa ke Dalam Bentuk Persen dan Desimal

Cara Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Persen Untuk mengubah suatu bilangan pecahan biasa menjadi persen adalah dengan mengubah openyebut yang ada menjadi 100. Jika penyebut harus dikalikan dengan 5 agar bisa menjadi 100, maka angka pembilangnya pun harus dikalikan dengan 5. Seperti contoh di bawah ini :

1/2 = 50/100 = 50%

Untuk mengubah pembilangnya menjadi 100 maka 2 harus dikalikan dengan 50, sehingga angka pembilang 1 juga harus dikalikan dengan 50 dan hasil akhirnya adalah 50/100 atau 50%

Mengapa penyebutnya harus diubah menjadi seratus? karena sebenarnya persen adalah perseratus yang artinya setiap 1% mewakili 100.

Cara Mengubah Persen Menjadi Pecahan Biasa Mengubah bentuk persen menjadi pecahan biasa bisa kalian lakukan dengan mengubah bentuknya menuju pecahan per seratus. Karena 1% merupakan 1/100 maka sangat mudah untuk kita mengubah bilangan persen menjadi pecahan, misalnya 13% berarti bentuk pecahannya yaitu 13/100. Akan tetapi dalam beberapa soal terkadang kita harus menyederhanakan bentuk pecahan yang dihasilkan, contohnya :

80% = 80/100 = 8/10

Cara menyederhanakan pecahan adalah dengan mencari angka yang bisa sama-sama membagi pembilang dan penyebut. Pada contoh di atas angka yang bisa membagi 80 dan 100 adalah 10, sehingga hasilnya adalah 8/10.
Perhatikan contoh lainnya di bawah ini :

75% = 75/100 = 3/4

Angka yang sama-sama bisa membagi 75 dan 100 adalah 25 sehingga hasilnya adalah 3/4.

Cara Mengubah Pecahan Menjadi Bentuk Desimal Untuk mengubah pecahan biasa agar menjadi bentuk desimal adalah dengan membagi pembilang (angka di atas) dengan penyebut (angka di bawah)
Contoh :
1/4 = 1 : 4 = 0,25
4/8 = 4 : 8 = 0,5

Cara Mengubah Bilangan Desimal ke Dalam Bentuk Pecahan Biasa Cara mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa sebenarnya agak rumit. Tetapi jika kalian perhatikan penjelasan di bawah ini dengan baik pasti kalian akan lebih mudah untuk memahaminya.

Perhatikan jumlah angka yang ada dibelakang koma. Apabila ada satu angka di belakang koma,  berarti untuk mengubahnya menjadi pecahan letakkan angka yang ada di belakang koma tersebut menjadi pembilang kemudian untuk penyebutnya menggunakan angka 10.
Contoh :
0,5 = 5/10 = 1/2

Jika angka dibelakang koma ada dua maka gunakan dua angka tersebut sebagai pembilang kemudian penyebut gunakan angka 100.
Contoh :
0,05 = 5/100 = 1/20

Jadi, untuk mengubah bilangan pecahan desimal menjadi pecahan, perhatikan jumlah angka yang ada di belakang koma, 1 angka (per sepuluh), dua angka (per seratus), tiga angka (per seribu) dan seterusnya.


Demikianlah pembahasan materi mengenai Cara Mengubah Pecahan Biasa ke Dalam Bentuk Persen dan Desimal. Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi ini.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

1000+ Contoh Soal Cara Mengubah Pecahan Ke Bentuk Persen Dan Pembahasannya /Semua Udah Terbaru

Contoh Soal Cara Mengubah Pecahan Ke Bentuk Persen - Dalam artikel sebelumnya Belajar Matematikaku telah menyampaikan materi mengenai Cara Mengubah Pecahan Biasa Ke Dalam Bentuk Persen Dan Desimal. Di dalam pembahasan tersebut juga terdapat beberapa contoh soal dan pembahasan untuk memperkuat pemahaman kalian mengenai materi tersebut. Dalam kesempatan kali ini akan diberikan lagi beberapa contoh soal yang berkaitan dengan pecahan dan bentuk persen untuk mengasah kemampuan kalian lebih jauh lagi mengenai materi tersebut. Langsung saja perhatikan baik-baik penjelasan materi di bawah ini.
Contoh Soal Cara Mengubah Pecahan Ke Bentuk Persen Dan Pembahasannya Contoh Soal Cara Mengubah Pecahan ke Bentuk Persen dan Pembahasannya Contoh Soal 1 :
Dikolam ikan terdapat 80 ekor ikan mas, 40 ekor ikan gurame dan 20 ekor ikan bawal. Tentukanlah presentase ikan gurame dan ikan bawal terhadap seluruh ikan di kolam tersebut!

Penyelesaian :
Diketahui :
Jumlah ikan seluruhnya = 140 ekor
Jumlah ikan gurame dan ikan bawal berturut-turur = 40 ekor dan 20 ekor
Ditanya : presentase gurame dan bawal?
Jawab :
Presentase ikan gurame = 40/140 x 100% = 28,57%
Presentase ikan bawal = 40/140 x 100% = 14,28%
Jadi presentase gurame dan bawal berturut –turut adalah 28,57 % dan 14,28 %

Contoh Soal 2 :
Dua hari yang lalu Paman mengambil pisang setandan dari kebun miliknya, jumlah seluruh pisang adalah 120 buah dan seluruhnya masih mentah. Hari ini sebanyak 54 buah pisang telah menguning. Berapa persen buah pisang yang telah menguning?

Penyelesaian :
Diketahui :
Jumlah pisang seluruhnya = 120 buah
Jumlah pisang yang telah menguning = 54 buah
Ditanya : Persentase buah pisang yang telah menguning?
Jawab : 54/120 x 100% = 45%
Jadi persentase buah pisang yang telah menguning adalah 45%

Contoh Soal 3 :
Rian membeli buku seharga Rp 78.000,- di sebuah toko buku. Ketika hendak membayar ternyata ia mendapatkan potongan harga sebesar Rp 7.800,- . Berapa persen potongan harga yang diberikan toko tersebut?

Penyelesaian :
Diketahui :
Harga buku = Rp. 78.000,-
Potongan harga = Rp 7.800,-
Ditanya : potongan harga dalam persen?
Jawab : (7800 : 78000) x 100% = 10%
Jadi potongan harga yang diberikan toko buku tersebut adalah 10%

Contoh Soal 4 :
Sebuah toko sedang memberikan diskon sebesar 20% untuk setiap jenis pakaian. Arya berbelanja di toko tersebut, ia membeli baju seharga Rp. 158.000,-.  Berapa rupiah potongan yang Arya dapat untuk baju yang dibelinya?

Penyelesaian :
Diketahui :
Harga Baju = Rp. 158.000
Diskon = 20%
Ditanya : potongan harga dalam rupiah?
Jawab : 20% x 158.000 = 20/100 x 158.000 = 31.600
Jadi potongan harga yang Arya dapatkan adalah Rp 31.600,-

Contoh Soal 5 :
Ibu membeli 60 buah Jeruk. Ternyata 15 % dari jeruk yang dibeli ibu busuk. Berapa buah jeruk yang busuk?

Penyelesaian :
Diketahui :
Jumlah jeruk seluruhnya = 60 buah
Jeruk busuk = 15 %
Ditanya : jumlah jeruk yang busuk?
Jawab : 15% x 60 = 15/100 x 60 = 9
Jadi jeruk yang busuk ada 9 buah

Demikianlah pembahasan materi mengenai Contoh Soal Cara Mengubah Pecahan Ke Bentuk Persen Dan Pembahasannya. Semoga kalian bisa memahami penjelasan contoh-contoh soal di atas dengan mudah sehingga kalian tidak akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi ini.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

Sunday, September 23, 2018

1000+ Cara Menghitung Rumus Luas Dan Keliling Belah Ketupat Lengkap /Semua Udah Terbaru

Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat - Belah ketupat merupakan sebuah bangun datar yang terdiri dari empat buah rusuk yang ukurannya sama panjang. Belah ketupat juga memiliki dua pasang sudut dimana sudut-sudut yang saling berhadapan memiliki ukuran yang sama besar. Belah ketupat juga bisa dibentuk dengan menyatukan dua buah segitiga sama kaki yang sebangun.
Perhatikan gambar berikut :

Dari gambar diatas kita bisa melihat bahwa belah ketupat memiliki bentuk yang hampir sama dengan layang-layang akan tetapi, setiap sisi pada layang-layang tidak sama panjang. Dari gambar di atas juga kita bisa melihat bahwa huruf s mewakili sisi dari belah ketupat tersebut, sedangkan d1 dan d2 mewakili dua buah diagonal yang ada pada belah ketupat yaitu diagonal vertikal dan diagonal horizontal. Rumus matematika kali ini akan membahas mengenai cara menghitung rumus luas dan keliling belah ketupat lengkap dengan pembahasan contoh soal.

Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat Dilengkapi Pembahasan Contoh Soal Untuk mencari luas dari sebuah belah ketupat, biasanya digunakan rumus:

Luas = ½ x diagonal 1 x diagonal 2 = ½.d1.d2

Sedangkan untuk mencari keliling belah ketupat, kita bisa menggunakan rumus:

Keliling = s + s + s +s = 4 x sisi

Langsung saja kita lihat cara penggunaan kedua rumus tersebut pada beberapa contoh soal berikut ini :

Contoh Soal 1 :
Tentukanlah keliling dari sebuah belah ketupat yang memiliki panjang sisi 20 cm!

Penyelesaian:
Keliling Belah Ketupat  = 4 x sisi
                                       = 4 x 20 cm
                                       = 80 cm
Jadi, keliling belah ketupat yang memiliki panjang sisi 20 cm adalah 80 cm


Contoh Soal 2 :
Diketahui panjang diagonal-diagonal dari sebuah belah ketupat berturut-turut adalah 13 dan 10 cm. Maka, Tentukan luas dari belah ketupat tersebut!

Penyelesaian:
Luas = ½ x d1 x d2
         = ½ x 13 x 10
         = ½ x 130
         = 65 cm2
Jadi, luas dari belah ketupat tersebut adalah 65 cm2


Contoh Soal 3 :
Sebuah belah ketupat memiliki panjang sisi 3a cm. Jika keliling dari belah ketupat tersebut adalah 36 cm, maka tentukanlah nilai a!

Penyelesaian:
keliling = 4 x sisi
36 cm = 4 x 3a cm
36 cm = 12a cm
a = 36/12 cm
   = 3 cm

Demikianlah pembahasan materi mengenai Cara Menghitung Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat Lengkap yang bisa dijelaskan kepada kalian semua. Coba hafalkan setiap rumus yang diajarkan serta perhatikan contoh-contoh soal yang diberikan agar kalian mahir dalam menggunakan rumus-rumus yang berkenaan dengan cara menghitung luas dan keliling dari sebuah belah ketupat.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

1000+ Cara Menghitung Volume Limas Dan Kubus /Semua Udah Terbaru

Cara Menghitung Volume Limas Dan Kubus - Sebelumnya Belajar Matematikaku telah menyampaikan materi mengenai konsep dasar untuk mencari volume dari kedua bangun ruang ini. Kalian bisa mempelajarinya satu persatu di dalam artikel mengenai Cara Menghitung Rumus Volume Kubus dan Balok dan Rumus Cara Mencari Volume Limas. Untuk semakin mengasah kemampuan kalian di dalam materi tersebut, kali ini kami akan kembali membahas mengenai cara mencari volume kubus dan limas melalui beberapa contoh soal dan cara penyelesaiannya.
Perhatikan baik-baik pembahasan materi di bawah ini :

Cara Menghitung Volume Limas Dan Kubus
Menghitung Volume Limas Limas merupakan bangun ruang yang alasnya bersegi banyak (segitiga, segiempat, segilima, dst) di mana sisi tegaknya memiliki bentuk segitiga yang saling berpotongan di satu titik. Titik potong itu disebut sebagai titik puncak limas. Rumus yang umum digunakan dalam menghitung volume limas adalah :
V = 1/3 x luas alas x tinggi

Mari langsung saja kita lihat contoh soal di bawah ini:
Contoh Soal 1 :
Sebuah limas yang memiliki alas berbentuk segitiga yang panjangnya 8cm dan lebar 7cm. Jika tinggi dari limas tersebut adalah 12cm, maka berapakah volumenya?

Penyelesaian :
V = 1/3 x luas alas x tinggi

Karena alasnya berbentuk segitiga maka rumusnya
berubah menjadi :
V = 1/3 x (1/2 p x l) x t
    = 1/3 x (1/2 x 8 x 7) x 12
    = 1/3 x (1/2 x 56) x 12
    = 1/3 x 28 x 12
    = 1/3 x 336
    = 168 cm3


Contoh Soal 2 :
Sebuah limas segiempat memiliki panjang rusuk 18cm, tentukanlah volumenya!

Penyelesaian :
Perhatikan baik-baik gambar berikut :
Cara Menghitung Volume Limas Dan Kubus Cara manual:
AC2 = AB2 + BC2
AC2 = 182 + 182
AC = 18√2 cm
dan
EC = ½ AC = 9√2 cm

Sekarang cari tinggi limas (ET) yakni:
ET2 = CT2 – EC2
ET2 = 182 – (9√2)2
ET2 = 162
ET = 9√2

Volume limas bisa dihitung dengan rumus:
V = (1/3)×AB×BC×ET
    = (1/3)×18×18×9√2
    = 972√2 cm3

Cara cepat:
V = (1/6)s2√2
    = (1/6)(18 cm)3√2
    = 972√2 cm2
Jadi, volume limas segiempat tersebut adalah 972√2 cm3

Menghitung Volume Kubus Kubus merupakan sebuah bidang enam beraturan dengan panjang rusuk yang sama yang tiap bidangnya memiliki bentuk persegi. Untuk menghitung volumenya biasa digunakan rumus:

 V = luas alas x tinggi

volume kubus bisa juga ditulis dengan persamaan berikut:
V = s2 × s
    = s2

Langsung saja kita belajar ke dalam contoh soal berikut:
Contoh Soal 3 :
Diketahui panjang diagonal ruang dari sebuah kubus adalah 24 cm. Tentukanlah volume kubus tersebut!

Penyelesaian :
Untuk menghitung volume kubus pertama-tama kita cari terlebih dahulu panjang sisi kubus tersebut. Kalian bisa menggunakan rumus panjang diagonal ruang kubus berikut ini:
d = s√3
s = d/√3
   = 24/√3
   = 8√3 cm

Volume kubus bisa dihitung menggunakan rumus:
V = s3
    = (8√3 cm)3
    = 1536√3 cm3
Jadi, volume kubus tersebut adalah 1536√3 cm3

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa contoh soal tentang Cara Menghitung Volume Limas dan Kubus, mudah-mudahan artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi ini.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

Saturday, September 22, 2018

1000+ Cara Menghitung Rumus Luas Dan Keliling Layang-Layang Lengkap /Semua Udah Terbaru

Cara Menghitung Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang - Belajar Matematikaku sebelumnya telah menyampaikan materi mengenai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat, Artikel kali ini akan membahas materi mengenai rumus untuk bangun datar yang lainnya yaitu layang-layang. Layang-layang memiliki bentuk yang hampir mirip dengan belah ketupat, hanya saja pada layang-layang panjang sisinya tidak sama. Layang-layang terdiri dari empat buah rusuk dimana rusuk yang berpasangan memiliki panjang yang sama.
Perhatikan gambar layang-layang di bawah ini:
Cara Menghitung Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang Lengkap
Tentu kalian sudah tidak asing lagi dengan gambar tersebut. Karena bentuknya sama seperti layang-layang yang biasa dimainkan di tanah lapang. Dari gambar di atas, bisa diamati bahwa simbol s1 - s4 mewakili tiap sisi dari layang-layang, sedangkan d1 dan d2 mewakili diagonal yang ada pada layang-layang tersebut baik horizontal maupun vertical. Di dalam materi matematika kali ini, akan dibahas secara tuntas mengenai cara menghitung rumus luas dan keliling belah ketupat lengkap dengan contoh soal dan pembahasannya.

Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang, Contoh Soal dan Pembahasannya Untuk mengetahui luas ataupun keliling dari sebuah layang-layang kalian bisa menggunakan rumus berikut ini:
Luas = ½ x diagonal 1 x diagonal 2 = ½ x d1 x d2

Keliling = 2 x s1 + 2 x s2 = 2 (s1 + s2)

Untuk lebih memahami kedua rumus tersebut, perhatikan baik-baik pembahasan contoh soal di bawah ini :
Contoh Soal 1 :
Hitunglah luas dari layang-layang yang panjang diagonal-diagonalnya adalah sebagai berikut:
A. 7 cm dan 15 cm
B. 9 cm dan 12 cm
C. 21 cm dan 23 cm
D. 10 cm dan 32 cm

Penyelesaian:
A.  L = ½ x d1 x d2
         = ½ x 7 x 15
         = ½ x 105
         = 52,5 cm2

B.  L = ½ x d1 x d2
         = ½ x 9 x 12
         = ½ x 108
         = 54 cm2

C.  L = ½ x d1 x d2
         = ½ x 21 x 23
         = ½ x 483
         = 241,5 cm2

D.  L = ½ x d1 x d2
         = ½ x 10 x 32
         = ½ x 320
         = 160 cm2


Contoh Soal 2 :
Ada sebuah layang-layang yang memiliki panjang sisi yang berdekatan berturut-turut 85 cm dan 72 cm. Hitunglah keliling dari layang-layang tersebut!

Penyelesaian:
Keliling sebuah layang-layang bisa dicari dengan menjumlahkan seluruh sisi layang-layang, sehingga :
Keliling = 2 (s1 + s2)
              = 2 (85 cm + 72 cm)
              = 2 (157 cm)
              = 314 cm

Demikianlah pembahasan materi mengenai Cara Menghitung Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang Lengkap yang bisa disampaikan dalam artikel kali ini. Silahkan kalian menghafalkan rumus-rumus yang telah disampaikan mengenai cara menghitung luas dan keliling dari layang-layang. Perhatikan juga contoh soal yang telah dijelaskan agar kalian bisa lebih memahami cara penggunaan rumus tersebut untuk menyelesaikan soal-soal yang diberikan.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

1000+ Contoh Soal Luas Layang-Layang Dan Pembahasannya /Semua Udah Terbaru

Contoh Soal Luas Layang-Layang Dan Pembahasan - Artikel sebelumnya Belajar Matematikaku telah membahas materi mengenai Cara Menghitung Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang. Sebaiknya kalian mempelajarinya terlebih dahulu sebelum membaca pembahasan contoh soal yang akan diberikan di dalam materi kali ini karena itu adalah konsep dasar yang dipergunakan untuk menjawab soal-soal di bawah ini. Kalau sudah mempelajarinya, sekarang kita praktekkan langsung untuk menjawab soal-soal di bawah ini.

Contoh Soal Luas Layang-Layang Dan Pembahasannya
Contoh Soal dan Pembahasan Luas Layang-Layang Contoh Soal 1 :
Sebuah bangun berbentuk layang-layang dengan panjang diagonal 1(d1) berukuran 18 cm dan diagonal 2 (d2) berukuran 16 cm. Tentukan luas bangun tersebut !

Penyelesaiannya:
Diketahui:
Diagonal 1 (d1) = 18 cm
Diagonal 2 (d2) = 16 cm
Ditanya : luas (L)?
Jawab :
Jadi luas bangun tersebut adalah 144 cm2


Contoh Soal 2 :
Layang-layang memiliki luas 280 cm2 dan salah satu diagonalnya berukuran 20 cm. Tentukanlah ukuran diagonal yang lainnya!

Penyelesaiannya :
Diketahui:
Diagonal 1 (d1) = 20 cm
Luas (L) = 280 cm2
Ditanya : Diagonal 2 (d2)?
Jawab :
Jadi panjang diagonal yang lainnya adalah 28 cm.


Contoh Soal 3 :
Heru akan membuat layang-layang. Dua potong bambu yang Heru Gunakan berukuran 30 cm dan 22 cm. Apabila layangannya sudah jadi, berapakah luasnya?

Penyelesaiannya :
Diketahui:
Diagonal 1 (d1) = 30 cm
Diagonal 2 (d2) = 22 cm
Ditanya : luas (L)?
Jawab :
Jadi luas layang-layang tersebut adalah 330 cm2


Contoh Soal 4 :
Ririn memiliki kertas berukuran 60 cm x 100 cm. Kertas itu ia gunakan untuk membuat 6 buah layang-layang yang berukuran 36 cm x 40 cm. Berapa luas kertas yang tersisa?

Penyelesaiannya :
Diketahui:
Ukuran kertas = 60 cm x 100 cm
Diagonal 1 (d1) = 36 cm
Diagonal 2 (d2) = 40 cm
Ditanya : luas kertas tersisa (L)?
Jawab :
Luas kertas = 60 x 100 = 6000 cm2

Luas layang–layang =
Kertas terpakai = 6 x 720 = 4320 cm2
Kertas tersisa = 6000 cm2 - 4320 cm2 = 1680 cm2
Jadi luas kertas yang tersisa adalah 1680 cm2


Contoh Soal 5 :
Di rumah Khoti terdapat hiasan dinding berbentuk layang-layang dengan ukuran luas 420 cm2.  Jika salah satu diagonalnya berukuran 28 cm tentukanlah ukuran diagonal yang lainnya!

Penyelesaiannya:
Diketahui:
Diagonal 1 (d1) = 28 cm
luas (L) = 420 cm2
Ditanya :
Diagonal 2 (d2)?
Jawab :
Jadi panjang diagonal yang lainnya adalah 30 cm.


Demikianlah pembahasan materi mengenai Contoh Soal Luas Layang-Layang Dan Pembahasannya yang bisa kalian pelajari untuk memahami langkah-langkah mudah di dalam menjawab soal-soal matematika mengenai luas layang-layang. Semoga artikel ini bisa membantu kalian yang masih bingung mengenai cara mengerjakan soal-soal serupa.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

Friday, September 21, 2018

1000+ Contoh Soal Perbandingan Senilai Dan Cara Menjawabnya /Semua Udah Terbaru

Perbandingan Senilai - Agar lebih mudah dalam memahami contoh soal yang akan diberikan di bawah ini, lebih baik kalian menyimak terlebih dahulu artikel Belajar Matematika sebelumnya mengenai Cara Mudah Menghitung Perbandingan Senilai. Jika sudah memahaminya kalian akan lebih mudah mempelajari pembahasan contoh-contoh soal di bawah ini.

Contoh Soal Perbandingan Senilai Dan Cara Menjawabnya Contoh Soal Tentang Perbandingan Nilai dan  Penyelesaiannya Contoh Soal 1:
Apabila harga 2 buah buku tulis adalah Rp. 6.500.  Maka berapakah harga dari 2,5 lusin buku tulis?

Penyelesaian :
2,5 lusin buku tulis = 12 x 2,5 = 30 buku tulis
2 buku tulis = Rp. 6.500
30 buku tulis = ....?
Maka
2/30 = 6.500/....?
? = 6.500 x 30/2
? = 97.500
Maka, harga 2,5 lusin buku tulis adalah Rp. 97.500


Contoh Soal 2:
Harga dari 5 liter solar adalah Rp. 28.000. Apabila  Pak Heru membeli solar dengan uang sejumlah Rp.  43.000, maka berapa liter solar yang akan ia peroleh?

Penyelesaian :
5 liter solar = RP. 28.000
? Liter solar = Rp. 43.000
Maka
28.000/43.000 = 5 liter/ ....?
? = 5 x 43.000/28.000
? =215.000/428.000
? = 9,34 liter
Jadi, solar yang akan diperoleh Pak Heru adalah 9,34  liter.


Contoh Soal 3 :
Sebuah motor membutuhkan 8 liter bensin untuk  menempuh jarak 240 km. Tentukan jarak yang bisa  ditempuh oleh motor tersebut apabila di dalam  tangki motor tersebut terdapat 12 liter bensin!

Penyelesaian:
8 liter = 240 km
12 liter = ...?
Maka
8/12 = 240/...?
? = 240 x 12/8
? = 2880/8
? = 360 km
Jadi, jarak yang bisa ditempuh motor tersebut dengan  bensin yang tersedia adalah 360 km.


Contoh Soal 4 :
Jika dengan uang sebesar Rp.75.000 kita bisa  membeli 5 Kg buah mangga, maka berapa Kilogram  mangga yang bisa kita peroleh dengan uang sebesar  Rp.25.000?

Penyelesaian :
Rp. 75.000 = 5 Kg
Rp. 25.000 = ...?
Maka
75.000/25.000 = 5/...?
? = 5 x 25.000/75.000
? = 1,6 Kg
Jadi, mangga yang bisa diperoleh dengan uang sebesar  Rp.25.000 adalah 1,6 Kilogram.


Contoh Soal 5 :
Sebanyak 36 kardus memiliki berat 4,5 kg dan tiap-tiap kardus  memiliki berat yang sama. Tentukan banyaknya kardus apabila tumpukan tersebut beratnya adalah 3 kilogram.

Penyelesaian :
36 kardus = 4,5 kg
? Kardus = 3 kg
Maka
36 kardus/? Kardus = 4,5 kg/3 kg
? Kardus = 36 kardus . 3 kg/4,5kg
? Kardus = 24 kardus
Jadi, banyaknya kardus apabila tumpukan tersebut beratnya 3 kg adalah 24 buku.


Demikianlah pembahasan materi mengenai Contoh Soal Perbandingan Senilai Dan Cara Menjawabnya, semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi ini.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!